Saturday, July 2, 2016

Tempat Ngopi di Palembang


1. Kopi Oey


Tempat Ngopi di Palembang


Kedai Kopi Oey-nya si Maknyuss, yang berlokasi di PSx Mall Jl. Angkatan 45. Palembang. Letak lokasinya dibagian depan digedungnya Rumah Sakit Siloam, deretan tempat makan yang arahnya menghadap  ke jalan besar.
Beberapa dari daftar menu adalah Banana Fritter, Nasi Briyani, Lontong Malbi Babah Oey, Es Cappucino Cingcao, dan masih banyak lagi yang lain. Banana Fritter, dengan Harga Rp. 25.000,- udah bisa disantap, untuk tampilan menarik selera, dengan eskrim putih berbentuk bunga dengan lelehan coklat diatasnya dan dengan 2 pisang gede bakar dengan aroma yang menggoda. Mau mencoba rasa kopinya?

PSX Mall Palembang, Kota Palembang 30136
0711-5630306
Kopi Oey Charitas
Jl. Jendral sudirman no.1054 Kertapati, Sumatera Selatan, Indonesia
082282090492

2. Maxx Coffee

Tempat Ngopi di Palembang

Maxx Coffee di Palembang Icon adalah sebuah kafe terbuka di area umum yang luas dekat bioskop. Dengan desain pada dinding grafis dengan fitur yang setinggi empat meter memperkenalkan semangat yang menyenangkan dan karakter muda di ruangan yang modis. Penggunaan jendela yang besar memperlihatkan pemandangan kota yang menyenangkan di satu sisi, di sisi lain, ruangan publik yang lapang ke daerah bioskop. Warna kayu yang hangat digunakan di counter, meja dan langit-langit, dilengkapi dengan gaya, ubin dinding hitam yang mengkilap dan dinding abu-abu gelap yang dihiasi dengan karya seni. Bersama-sama, Cinemaxx dan Maxx Coffee di Palembang Icon telah menetapkan standar bari bagi penduduk setempat untuk mencari tempat yang unik untuk nongkrong atau untuk menghabiskan akhir pekan mereka.

Jl. Pom IX, Kota Palembang

3. Starbucks - Palembang Indah Mal

 
Tempat Ngopi
Tempat Ngopi di Palembang

Kini, gerai Starbucks sudah beroperasi di ibukota Sumatera Selatan, Sebagai kota ke-12 untuk Starbucks, Gerai Starbucks di Palembang Indah Mall buka setiap hari pukul 10:00-22:00. Dengan design unik dekorasi kaun songket Palembang, tempat ini cocok untuk berkumpul dengan teman atau meeting, dengan kehadiran Starbucks di Kota Pempek, warga Palembang bisa mencicipi minuman favorit seperti Frappuccino tanpa perlu pergi jauh. Kalau tak suka kopi, di sini juga ada Green Tea Latte, Green Tea Frappuccino, dll.

Jl. Letnan Kolonel Iskandar, Kota Palembang 40115

4. Feliho 

Tempat Ngopi di Palembang

Tempat ini sudah bisa diperiksa di google maps, jadi jika Anda ingin pergi di sini coba menggunakan google maps! Desain tempat ini sangat sederhana, sehingga banyak jendela kayu, dan semua mebel yang terbuat dari kayu. Tempat ini di malam hari semakin ramai. Untuk parkir kenderaan agak susah karena itu harus parkir dipinggir jalan. Jika Anda naik mobil, maka memarkir mobil Anda dengan hati-hati

Menu favorit mereka adalah roti mereka dan kopi. Namun selain itu anda bisa mencoba Choco keju gulungan, Nasi Goreng Feliho, Nasi Ayam goreng renyah.  Ini adalah menu terbaru mereka, ayam tersebut terlihat seperti Kentucky benar? ya! Rasa renyah dengan saus merah. Saus ini cukup manis dan pedas, lebih terlihat seperti saus thai. Untuk harga di sini benar-benar terjangkau

Jl. Demang Lebar Daun No. 2608, Kota Palembang
082177547936

 Selain yang sudah dijelaskan sebelumnya berikut ini adalah daftar tempat ngopi di Palembang yang lain.

5. Beranda_2B

Raden Fatah Street no. 2b, Kota Palembang 30115
088274087263

6. French

JL. Kol Atmo No 481, Kota Palembang
0711-353707

7. FOLC Noshery & Coffee Joint

Coffee Shop di Jalan Tasik No. 10 , Palembang 30132
082117600034

8. KANDEE Cafe 'n Resto

Jl. Kopral Anwar No. 151 SAKO, Kota Palembang 30961
0711-5700127

9. Kedai Coffeephile

Jl. Ahmad Yani No 30D, Seberang Ulu 2, Kota Palembang 30264
082186753662

10. Iboenk Coffee

Jl. Kebun Bunga Ruko BBI 04 Sukarami, Km. 9, Kota Palembang 30152
0711-5611372 / 0853 6613 2326 / 0823 7125 8282

11. CLAYphoto&coffee

Jl. K.H Ahmad Dahlan (Kambang Iwak), Kota Palembang 30136
089650505430

12. Kopi Pulang

Jl. Jendral Sudirman No 480, Kota Palembang 2166

13. 3belas Angkringan

Jl. Radial (Samping Sriwijaya Air), Kota Palembang

14. Kedai Kopi Paste

Jl. Angkatan 45, Palembang
prev next
Read More

Usia Ideal Tanaman Kopi Produktif

TEMPO.CO, Jakarta -Menurut Ucu Sumirat, peneliti dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) atau Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) yang selama ini banyak melakukan kegiatan penelitian di Lampung, usia ideal tanaman kopi yang produktif, yakni,  5 tahun sampai 20 tahun.

Tanaman kopi dapat disebut tua jika telah melewati usia 20 tahun. Kenyataannya, pada perkebunan-perkebunan kopi rakyat di Indonesia sangat mudah menemukan tanaman kopi berusia hingga 30 tahun.

Usia Ideal Tanaman Kopi Produktif
Usia Ideal Tanaman Kopi Produktif, Iklim Indonesia Pengaruhi Khas Kopi Kualitas Dunia

Pohon kopi yang tua dapat terlihat dari bentuk atau morfologi tanamannya. Bentuk batangnya lebih besar dan cenderung keropos; tidak optimal lagi untuk menopang produktifitas buah.

Selain itu, akar tanaman kopi yang sudah tua tidak optimal untuk menyerap bahan makanan. "Oleh karena itu produktifitasnya lebih rendah sekitar 30 persen  dibandingkan tanaman kopi yang muda-muda," jelas Pujiyanto, peneliti senior Puslitkoka.

Sebagai lembaga penelitian kopi di Indonesia yang sudah berusia lebih dari 100 tahun, Puslitkoka melakukan pengamatan bahwa dampak penurunan produktifitas akibat populasi tanaman kopi tua salah satunya terjadi di Lampung. Provinsi ini tercatat pada Ditjen Perkebunan sebagai produsen kopi terbesar nomor dua di Indonesia, setelah Sumatera Utara. Luas areal perkebunan kopi di Lampung mencapai 163,179 hektar, dengan rata-rata produksi sebesar 1 ton per hektar.

Pujiyanto memberi ilustrasi,  rata-rata populasi tanaman kopi di lampung adalah 2000 pohon per hektar. Lewat acuan itu diperkirakan populasi tanaman kopi di Lampung, mencapai 326 juta pohon. Diperkirakan 50 persen dari total lahan kopi di Lampung merupakan lahan turun temurun dengan usia pengelolaan rata-rata lebih dari 20 tahun. "Dari ilustrasi itu, kira-kira populasi tanaman kopi yang tidak produktif di Lampung mencapai 160 juta pohon," papar Pujiyanto.

Potensi produktifitas yang hilang akibat tanaman-tanaman kopi tua di Lampung itu, menurut Teguh Wahyudi, Direktur Puslitkoka mencapai 50 persen. Itu baru di Lampung. Belum lagi di daerah- daerah penghasil kopi lainnya seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat, Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan lain-lain.

Sebagai catatan, fenomena tanaman kopi tua tidak hanya khas Lampung. Data USDA menyebutkan bahwa populasi tanaman kopi tua di Indonesia mencapai 30 persen dari total populasi tanaman kopi di tanah air.

Jika persoalan ini tidak segera diatasi, penurunan reputasi Indonesia sebagai produsen kopi terbesar ketiga di dunia hanya tinggal menunggu waktu. Produksi berkurang, penghasilan petani berkurang, ekspor berkurang, dan devisa negara berkurang.

Perlu kerjasama dan perhatian berbagai pihak mulai dari pemerintah, pihak swasta, pengusaha dan para petani yang memegang peranan langsung dalam mata rantai produksi dan bisnis kopi.
Read More

Mendapatkan Racikan Kopi Yang Maksimal Dengan Mesin Pembuat Kopi

Membuat minuman kopi

U
ntuk mendapatkan racikan kopi yang maksimal dengan menggunakan mesin pembuat kopi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut adalah empat hal yang tidak bisa diabaikan untuk membuat kopi yang maksimal menggunakan mesin pembuat kopi.

1. Gunakan biji kopi yang segar yang telah disimpan dengan benar.

Untuk mendapatkan kopi yang lebih enak dan fresh, sebaiknya Anda membeli biji kopi yang segar dan menggilingnya sendiri. Menggiling sendiri biji kopi pada saat hendak menyiapkan minuman kopi akan lebih baik dibanding membeli kopi yang sudah digiling. Ketika digiling, bagian dalam biji kopi terekspos udara dan semakin lama akan bereaksi, sehingga kopi kehilangan aromanya.

Untuk menjaga aroma kopi sebaiknya menyimpan biji kopi di dalam wadah kedap udara. Kopi memiliki sifat menyerap bau. Ini juga berarti jika kopi tidak disimpan di dalam wadah kedap udara, maka aromanya bisa bercampur dengan aroma lain dari sekitarnya.

Mengenai suhu penyimpanan para pakar kopi tidak sepakat dengan pendapat untuk menyimpan biji kopi pada suhu rendah. Sebagian menyarankan untuk menyimpan biji kopi di dalam kulkas jika akan digunakan dalam seminggu dan memindahkan biji kopi yang tidak digunakan selama beberapa minggu ke dalam pembeku. Sementara sebagian pakar yang lain hanya menyarankan untuk menyimpan kopi di tempat yang sejuk dan gelap.

2. Bersihkan alat pembuat kopi. 

Seperti halnya peralatan lain yang menggunakan air panas, maka lama-kelamaan  di dalam mesin pembuat kopi endapan mineral dapat menumpuk. Endapan ini bisa mengakibat kopi menjadi tidak enak dan berbau tengik. Untuk menghindari hal tersebut bersihkan alat pembuat kopi secara teratur agar bisa mendapatkan kopi yang segar dan tidak bercampur baunya. 

Kapan waktu yang tepat untuk membersihkan alat pembuat kopi? Jika alat pembuat kopi memiliki aroma yang menyolok atau terlihat endapan ketika tidak digunakan, atau Anda tidak ingat kapan terakhir kali membersihkan alat pembuat kopi ini, maka inilah waktunya untuk membersihkannya.


3 Gunakan tingkat kekasaran tekstur bubuk kopi yang tepat untuk metode racikan kopi Anda.

Metode peracikan kopi berbeda-beda kebutuhan tekstur bubuk kopi untuk mendapatkan rasa yang optimal. Karena bubuk kopi bertukar senyawa rasa dengan air, maka perbedaan kekasaran tekstur bubuk kopi dapat mempengaruhi rasa akhirnya. Pada umumnya, semakin banyak waktu yang dibutuhkan dalam suatu metode peracikan agar kopi dan air bisa saling melakukan kontak, maka semakin kasar tekstur bubuk kopi yang diperlukan.

Untuk pembuatan kopi yang normal seperti dijelaskan di Bagian Satu di atas, bubuk kopi dengan tekstur sedang, biasanya seperti bubuk kopi yang sudah digiling yang ada di toko, itu sudah bagus. Jika Anda menggunakan metode pembuatan kopi yang lebih eksotis seperti french press atau aeropress, tingkat kekasaran tekstur bubuk kopi yang dibutuhkan juga berbeda.

4 Gunakan suhu yang tepat untuk bahan-bahan peracikan kopi. 

Untuk proses peracikan kopi yang terbaik, suhu air adalah sekitar 90,5-96°C atau di bawah titik didih. Air dengan suhu yang lebih rendah dari itu tidak bisa mengekstraksi rasa dari biji kopi dengan sempurna, sedangkan air yang lebih panas dapat mendidihkan kopi dan akan menyebabkan rasanya terpengaruh juga. Cara untuk mendapatkan sugu yang tepat saat merebus air untuk peracikan kopi, biarkan sampai air mendidih, lalu angkat dari kompor dan diamkan selama 1 menit sebelum dicampur dengan kopi.

Jika Anda menyimpan bubuk kopi di dalam kulkas, maka bubuk kopi yang lebih dingin itu tidak akan mempengaruhi proses proses peracikan kopi. Tetapi, jika Anda akan membuat espreso, sebaiknya diamkan kopi terlebih dahulu di dalam suhu ruangan sebelum diracik. Karena pembuatan espreso menggunakan air yang lebih sedikit untuk bersentuhan dengan kopi dalam waktu yang relatif singkat, maka kopi yang dingin bisa mempengaruhi proses ekstraksi rasa.

Itulah empat hal yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan racikan kopi yang maskimal dengan mesin pembuat kopi.

Lihat juga: Cara Menggunakan Alat Pembuat Kopi
Read More

Cara Menggunakan Alat Pembuat Kopi

Cara membuat minuman kopi

A
lat pembuat kopi adalah bagian dari rutinitas jutaan orang di dunia yang minum kopi setiap hari. Bagi yang belum pernah menggunakan alat pembuat kopi, maka proses pembuatan kopi tidak bisa berdasarkan intuisi. Berikut adalah langkah-langkah sederhana ini untuk membuat secangkir kopi favorit yang memuaskan.

Langkah-langkah Dasar Pembuatan Kopi

Langkah 1 Masukkan penyaring kopi ke dalam keranjang penyaring.

Banyak alat pembuat kopi yang sudah dilengkapi dengan penyaring sendiri. Jika sudah ada, maka penyaring itu menjadi pilihan yang paling mudah dan ramah lingkungan. Sebaiknya pergunaka penyaring khusus yang sudah tersedia pada alat pembuat kopi dan bukan yang terbuat dari kertas. Jika menggunakan penyaring kertas sebaiknya menggunakan penyaring kertas berkualitas, namun bisa juga menggunakan penyaring kertas alami atau penyaring kertas yang telah diputihkan juga bisa digunakan. Penyaring kertas yang tidak berkualitas yang murah kurang dapat memberikan hasil yang baik.

Langkah 2 Tuangkan kopi.

Semakin banyak minuman kopi yang ingin dibuat, maka semakin banyak yang perlu dituangkan ke dalam penyaring. Perbandingan kopi dengan air yang diperlukan berbeda-beda tergantung pada mesin pembuat kopi dan jenis kopi yang akan dibuat. Perbandingan standar adalah sekitar 2 sendok makan kopi dengan 177 ml air. Disarankan untuk memeriksa kembali mesin kopi secara manual ketika menentukan perbandingan kopi dan air.
Sebagian besar kopi memiliki petunjuk pada kemasannya, jenis kopi yang khusus memiliki perbandingan kopi dan air yang khusus pula. .
Pergunakanlah sendok makan untuk menuang kopi. Mesin pembuat kopi juga dilengkapi dengan sendok scoop. Bacalah petunjuknya untuk mengetahui berapa sendok scoop kopi yang dibutuhkan.


Langkah 3 Tentukan jumlah air untuk membuat kopi.

Gunakan teko kopi untuk menuangkan air ke dalam alat pembuat kopi. Biasanya ada bagian yang terbuka di bagian belakang atau di atas penyaringnya. Untuk menentukan jumlah air, Anda dapat menggunakan baris pengukur pada teko kopi atau yang tertera pada sisi pembuat kopi.
Para pemula yang baru menggunakan alat pembuat kopi mungkin akan tergoda untuk menuangkan air secara langsung ke dalam keranjang penyaring. Jangan lakukan hal ini. Tuangkan ke dalam bagian yang diperuntukkan untuk menampung air hingga tercampur. Setelah menuang air, letakkan teko kopi kembali di atas tatakan yang hangat.

Langkah 4 Sambungkan alat pembuat kopi ke listrik dan nyalakan.

Sebagian alat pembuat kopi akan meracik kopi secara otomatis sedangkan alat jenis lain memiliki pengaturan waktu secara manual.

Langkah 5 Tunggulah sampai kopi benar-benar tercampur sebelum dituang.

Sebagian mesin pembuat kopi memiliki pengaturan “pause”, yang memungkinkan Anda melakukan jeda proses pembuatan kopi sehingga bisa menuangkan kopi ke dalam cangkir sebelum selesai.

Langkah 6 Jika Anda menggunakan penyaring kertas, singkirkan segera penyaring itu.

Jika Anda terlalu lama menyingkirkan penyaring berisi ampas kopi, maka kopi itu akan terlalu pahit karena rasa yang dikeluarkan selama proses pembuatan kopi.

Jika Anda menggunakan penyaring kopi dari alat pembuat kopi, buang ampas kopi ke dalam tempat sampah  dan cucilah penyaringnya.

Lihat juga: Mendapatkan Racikan Kopi Yang Maksimal Dengan Mesin Pembuat Kopi
Read More

Cara Membuat Kopi Dengan Menggunkan Penyaring Kertas

Cara membuat minuman kopi

Selain menggunakan alat penyaring membuat kopi bisa juga dilakukan dengan menggunakan penyaring kertas. Berikut ini adalah tahap-tahap membuat kopi dengan menggunakan penyaring kertas.

Bahan


Membuat secangkir kopi (8 ons)
  • 1 hingga 2 sendok makan bubuk kopi (15 hingga 30 ml) atau 1 hingga 2 sendok makan bubuk kopi instans (5 hingga 10 ml)
  • 6 hingga 8 ons air panas (180 hingga 250 ml)


Tahap-tahap membuat kopi dengan menggunakan Penyaring Kertas



Tahap 1 Memanaskan air. 

Memanaskan air bisa dilakukan dengan menggunakan ketel kompor, panci atau panci elektrik. Jika Anda memanaskan air menggunakan ketel atau panci, maka isilah ketel atau panci dengan air secukupnya dan didihkan dengan api sedang. Jika menggunakan panci listrik isi panci elektrik dengan air secukupnya dan nyalakan listrik panci. Atur pengaturan panas ke daerah medium atau high dan biarkan air mendidih dengan sendirinya.


Tahap 2 Letakan bubuk kopi ke sebuah penyaring kopi. 

Siapkan bubuk kopi dan masukkan ke tengah-tengah penyaring kopi dan kemudian ikat penyaring sehingga menjadi sebuah bundel menggunakan tali atau benang. Untuk mencegah bubuk kopi keluar dan tercampur ke air pastikan mengikat penyaring seketat mungkin. Mengikat kantung kertas tersebut seperti sedang membuat sebuah kantung kopi yang sama seperti sebuah kantung teh.

Sisakan tali atau benang secukupnya yang nantinya akan digunakan untuk menggantung kantung kopi pada cangkir, sehingga Anda akan dapat menarik kantung kopi tersebut nantinya.


Tahap 3 Tuangkan air sampai kantung kopi terendam. 


Letakkan kantung kopi di cangkir Anda dan tuangkan air panas secukupnya hingga kantung kopi terendam. Untuk membuat beberapa cangkir kopi letakkan satu kantung kopi ke setiap cangkir. 


Tahap 4 Merendam. 

Biarkan kopi terendam dalam air panas dalam waktu 3 hingga 4 menit. Jika Anda lebih menyukai rasa kopi yang lebih kuat, maka Anda bisa merendam kopi lebih lama, sedangkan jika ingin kopi dengan rasa yang tidak begitu kuat, rendam kopi selama 2 hingga 3 menit. Selama proses perendaman tersebut tidak perlu diaduk.


Tahap 5 Mengangkat kantung kopi dan nikmati. 


Tariklah tali pada kantung kopi untuk memindahkan kantung tersebut dari dalam gelas. Sebelum mengangkat kantung pindahkan kantung kopi ke sisi samping cangkir dan tekanlah sedikit dengan sendok agar cairan yang berada di kantung kopi keluar. Karena cairan yang berada di kantung kopi telah berada lama di kantung tersebut, hal ini akan menyebabkan rasa kopi yang lebih pekat jika Anda mengeluarkan cairan dari kantung dan mencampurkannya ke larutan di cangkir. Penambahan krim atau gula disesuaikan dengan selera Anda, kemudian siap dihidangkan.

Metode ini paling cocok digunakan jika Anda hanya berencana untuk membuat secangkir kopi. Jika Anda ingin membuat kopi untuk beberapa cangkir, maka Anda harus membuat kantung kopi sebanyak jumlah cangkir yang akan Anda buat dan kantung tersebut nantinya akan digantungkan ke masing-masing cangkir.

Kopi yang disiapkan dengan metode ini akan menghasilkan rasa yang tidak begitu kuat jika dibandingkan dengan kopi yang disiapkan menggunakan metode saringan. Untuk itu, Anda setidaknya harus menggunakan 2 sendok makan bubuk kopi (30 ml) untuk setiap 1 cangkir air (250ml). Jika salah satu dari komponen tersebut ada yang kurang takarannya maka akan menghasilkan rasa kopi yang lemah.

Baca juga: Cara Menggunakan Alat Pembuat Kopi
Read More

Cara Membuat Kopi Dengan Menggunakan Saringan

Cara membuat minuman kopi


Cara Membuat Kopi Tanpa Mesin Pembuat Kopi


Jika Anda selalu minum kopi di setiap pagi untuk menyegarkan diri Anda maka pada saat mesin pembuat kopi Anda rusak tentu dapat menjadi mimpi buruk. Tapi jangan takut, karena terdapat berbagai cara bagi Anda untuk menyiapkan kopi tanpa penggunaan mesin pembuat kopi. Berikut adalah salah satu cara yang bisa Anda coba, yakni dengan menggunakan saringan

Bahan


Membuat secangkir kopi (8 ons)
  • 1 hingga 2 sendok makan bubuk kopi (15 hingga 30 ml) atau 1 hingga 2 sendok makan bubuk kopi instans (5 hingga 10 ml)
  • 6 hingga 8 ons air panas (180 hingga 250 ml)


Tahap-tahap membuat kopi dengan menggunakan saringan


Tahap 1. Memanaskan air.

Memanaskan air bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai alat seperti panci, ketel, atau menggunakan panci elektrik.

Cara pertama yang paling direkomendasikan adalah dengan menggunakan ketel, dan yang kedua adalah dengan menggunakan panci. Untuk melakukan kedua cara di atas, isilah peralatan tersebut dengan air yang secukupnya, sesuai dengan banyaknya kopi yang akan dibuat dan kemudian letakkan ketel atau panci di atas kompor. Memanaskan air dilakukan dengan menggunakan api sedang atau besar.

Memanaskan air dengan panci elektrik dapat dilakukan dengan mudah. Setelah air dituangkan secukupnya ke dalam panci nyalakan listrik panci tersebut. Putarlah tombol pengaturan panas pada panci ke daerah yang berada di antara medium dan full heat, kemudian biarkan mesin bekerja selama beberapa menit hingga air mulai berbuih dan mendidih.

Tahap 2 Mengukur takaran bubuk kopi menggunakan gelas ukur.

Masukkan bubuk kopi ke dalam gelas ukur terbesar yang Anda punya jika ingin membuat sebanyak mungkin kopi yang diinginkan.
Takaran yang digunkan sekitar satu atau dua sendok makan bubuk kopi  atau 15 hingga 30 ml untuk setiap satu cangkir air atau 250 ml.
Gunakanlah gelar ukur yang lebih besar jika ingin membuat lebih dari satu cangkir kopi. Jika tidak memiliki sebuah gelas ukur yang besar, maka bisa menggunakan mangkuk atau pitcher tahan panas yang besar.

Tahap 3 Tuangkan air panas ke bubuk kopi

Kemudian tuangkan air panas langsung ke bubuk kopi yang berada di gelas ukur. Dalam hal ini Anda tidak membutuhkan saringan untuk cara ini karena bubuk kopi dan air langsung menyatu.

Tahap 4 Biarkan kopi terendam.

Biarkan kopi terendam selama tiga menit kemudian aduk secara merata, lalu biarkan kembali larutan kopi tersebut selama tiga menit.

Lamanya waktu dalam pembuatan kopi bisa bervariasi, tergantung jenis kopi yang Anda gunakan dan berapa kuat rasa yang Anda inginkan. Jumlah waktu di atas akan menghasilkan secangkir kopi yang standar dengan menggunakan bubuk kopi yang berkualitas standar pula.

Tahap 5 Menyaring bubuk kopi saat menuangkan kopi ke cangkir.

Letakkan penyaring di atas cangkir, termos, atau wadah yang akan digunakan untuk kopi yang sudah jadi. Tuangkan larutan kopi melalui penyaring yang disediakan. Lakukan hal yang sama untuk mengisi cangkir lainnya.

Penyaring digunakan untuk menyaring bubuk kopi dan mencegah bubuk tersebut untuk masuk ke cangkir kopi Anda.


Setelah disaring sekarang Anda sudah dapat menikmati tersebut. Penambahan krim atau gula disesuaikan dengan keinginan Anda, lalu selahkan nikmati kopinya.

Baca juga: Cara Membuat Kopi Dengan Menggunkan Penyaring Kertas
Read More